Total Pageviews

Monday, December 6, 2010

BPS: Defisit Perdagangan Indonesia-China Naik

Kerjasama pasar bebas ASEAN- Chin atau ACFTA semakin menekan  pelaku bisnis di dalam negeri. Indikasi tersebut terlihat dari neraca perdagangan indonesia-China, hingga Oktober 2010 perdagangan sektor non migas Indonesia-China defisit 5,3 miliar Dolar AS.

Hal ini karena Indonesia lebih banyak mengimpor barang dari China dibanding nilai ekspor. Selama Oktober 2010 saja defisit neraca dagang RI dengan China sebesar 415,7 juta Dolar AS.

BPS memperkirakan hingga akhir tahun defisit neraca dagang dengan China bisa mencapai 6 miliar Dolar AS. Nilai ini bisa meningkat di tahun-tahun mendatang terlebih posisi barang China di Indonesia lebih kompetitif, murah dan diminati pasar domestik.

Meski dibanjiri barang impor China, Indonesia sulit mengelak terhadap serbuan impor. Pasalnya Indonesia terikat kesepakatan perdagangan bebas ACFTA sejak awal tahun 2010.

Akibatnya serbuan barang asal China ini makin menekan posisi pengusaha dalam negeri.(RIE)

Sumber : MetroTVnews

0 komentar:

Post a Comment

Hanya untuk komentar.

 
Free Host | lasik surgery new york